M Wahyu: Solo Sudah Seperti Rumah Kedua Bagi Saya

M Wahyu menjalani laga terakhirnya di musim Liga 2 2018, usai Persis menjalani laga kontra Persita Tanegrang di Stadion WIlis Madiun (30/7/2018). Foto: Dokumen Pasoepati

M Wahyu mengakhiri laga Persis Solo melawan Persita Tengerang di Stadion Wilis Madiun (30/7/2018) dengan wajah sendu. Bagaimana tidak, laga ini ternyata jadi laga terakhir dirinya musim ini.

Dirinya memutuskan untuk mengundurkan diri. Keputusan kapten Persis Solo di Liga 2 2018 tersebut, karena ingin bergabung dengan PSIS Semarang yang terjun di Liga 1 2018.

“Cukup berkesan pertandingan terakhir buat saya, tapi tidak bisa raih tiga poin. Persis seperti rumah kedua bagi saya. Istri juga selalu mengutamakan saya bermain di sini. Terima kasih atas sambutan hangat selama ini,” ungkap Wahyu usai pertandingan.

Usai pertandingan berakhir ribuan suporter baik Pasoepati maupun Surakartans yang hadir langsung ke stadion mengelu-elukan nama sang kapten. Ditemani stoper Ichwan Ciptady, M Wahyu lantas menyapa suporter sembari menitikan air mata dan mencium logo Persis yang terdapat di jersey.

Melihat momen ini, puluhan suporter langsung berhamburan masuk ke lapangan untuk memeluk sang idola. Tangis pun kembali pecah setelah beberapa suporter memberikan kenang-kenangan seperti syal, kaus, hingga karikatur bergambar mantan pemain yang bergabung dengan Persis di kompetisi Divisi Utama 2014, Liga 2 2017, dan Liga 2 2018 tersebut.

“Terimakasih kepada para suporter atas dukungannya semua. Solo sudah seperti rumah kedua bagi saya,” terangnya.

Laga Persis melawan Persita sendiri berakhir dengan skor 0-0. Laga ini jadi laga perdana Persis dengan status musafir.