Eks-Manajer Borneo FC Jadi Ketua Panpel Baru Persis Solo

M badres saat bersama penggawa Pusamania Borneo FC Diego Michiels. FOTO: Twitter Badres.

Persis Solo dipastikan harus mengungsi ke Stadion Wilis Madiun, khususnya untuk menjalani pekan ke-11 melawan Persita Tangerang. Sejatinya laga ini akan digelar di Stadion manahan (30/7/2018), namun karena revitalisasi proyek di stadion ini sudah dimulai, akhirnya Persis memutuskan menjadi musafir ke Madiun.

Dibalik hasil rapat untuk memindahkan homebase, ternyata manajeman Laskar Sambernyawa juga sudah memutuskan siapa manajer baru Persis, dan ketua panpelnya.

Mantan manajer Borneo FC, M Badres diputuskan menjadi ketua panpel Persis menggantikan sosok Didik Daryanto. Tugas pertamanya adalah mensukseskan laga kandang Persis Solo melawan Persita di Madiun nanti.

Nama badres sejatinya sudah lama dikenal di dunia persuporteran. Dirinya pernah menjabat sebagai menteri sosial DPP Pasoepati. Belum lama ini, tepatnya di awal tahun dirinya membuat geger ketika bergabung dengan manajeman Borneo FC yang dikomandoi oleh Nabil Husein.

Badres ditunjuk sebagai manajer tim Borne FC yang akan bermain di ajang Piala Indonesia. Beberapa pemain berhasil diboyongnya untuk berabung denganBorneo FC, salah satunya bintang Persipura jayapura adalah Boas Salossa.

Jika bicara kepanpelan, ternyata ini bukan jadi tugas pedana dirinya. Pada tahun lalu dirinya menjadi  salah satu anggota panpel Persis Solo, yang saat itu diketuai oleh Mayor Haristanto. ”Minta doa dan supportnya, semoga lancar,” terang Badres.

Sebelumnya, ketua panpel pertandingan Persis Solo, Didik Daryanto, telah melaksanakan beberapa pertandingan home Persis Solo di Stadion Manahan. Setelah adanya renovasi Stadion Manahan, surat pengembalian tanggung jawab dilayangkan secara resmi dari Didik Daryanto ke manajemen PT Persis Solo Saestu.

“Manajemen selanjutnya menunjuk saudara Badres sebagai ketua panpel dalam pertandingan Persis Solo melawan Persita Tangerang. Usai pertandingan di Madiun, kami akan melakukan evaluasi kembali,” ucap manajer Persis Solo, Setiawan “Iwan” Muhammad.

Sehubungan dengan mepetnya jadwal pertandingan, panpel dan manajeman langsung bergerak cepat untuk mengurus segala proses izin menggunakan stadion di Madiun tersebut. Direncanakan tiket akan dijual dalam bentuk presale, dengan format sekitar 10 ribu tiket akan dicetak.

“Kami harap walau main di Madiun, animo Pasoepati dan Surakartans tetap besar untuk datang mendukung Persis Solo. Apalagi besok itu laga kandang kami,” terangnya.