Menangi Derby DIY, Ini Komentar Pelatih PSIM Jogja

Hendika Arga Permana (kiri) saat merayakan gol ke gawang PSS Sleman bersama rekan-rekannya dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (26/7/2018). Foto : Richie Setiawan

Pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang sukses mengalahkan PSS Sleman 1-0 dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (26/7/2018) sore.

Kemenangan ini begitu disyukuri Laskar Mataram. Sepanjang pertandingan, PSS Sleman memberikan perlawanan gigih. Baik sektor tengah maupun belakang sukses merepotkan Hendika Arga dan kawan-kawan.

“Laga ini berjalan imbang. PSS memiliki pertahanan yang bagus. Kemenangan bisa kita raih berkat motivasi tinggi dan perjuangan tak kenal lelah para pemain,” terang Bona dalam jumpa pers usai pertandingan.

Pada paruh pertama, Bona menilai sektor tengah bekerja tak sesuai skema awal. Ada dua gelandang yang ikut bertahan saat PSIM Jogja melakukan serangan. Barulah pada paruh kedua, dua gelandang fokus mendukung penyerangan. Sementara satu gelandang menjaga keseimbangan.

“Kunci kemenangan hari ini, para pemain bermain sabar, tidak terburu-buru melakukan serangan. Ketika ada momen, baru mereka melakukan serangan,” tuturnya.

Jalannya laga ini sejatinya berlangsung ketat. Hanya saja kedua tim kesulitan menciptakan peluang emas. Hanya sundulan Ismail Haris yang sempat mengancam gawang PSS Sleman.

Alur serangan mulai didominasi PSIM setelah kapten PSS Sleman, Achmad Hisyam Tolle terkena kartu merah menit 68. Usaha bertubi-tubi tuan rumah menuai hasil menit 76. Sepakan jarak dekat Hendika Arga gagal diantisipasi kiper PSS Sleman, Ega Rizky.

Kemenangan ini bukan saja membuat PSIM Jogja memenangi gengsi laga bertajuk Derby DIY. PSIM juga sukses memperpanjang rekor tak pernah kalah. Tercatat, PSIM Jogja hanya menderita sekali kekalahan pada laga pembuka Liga 2.

Setelah itu, skuad besutan Bona Simanjuntak mendapatkan enam kemenangan dan tiga hasil imbang. Catatan ini membuka kesempatan PSIM bersaing memperebutkan tiket menuju zona 8 besar.

PSIM kini mengoleksi 12 poin dan hanya berselisih empat poin dari PSMP Mojokerto yang ada di peringkat tiga klasemen grup timur. Sementara dengan tim-tim zona degradasi, PSIM sudah menjauh dengan selisih enam poin.

Nofik Lukman Hakim