Nilmaizar: Momen Diakhir Laga Bikin Hancur Pemain Muda Kami

Para pendukung Persib Bandung saat merayakan kemenangan timnya, dengan masuk ke dalam lapangan usai laga lawan PS TIRA di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (30/7/2018). Foto : Richie Setiawan

PS Tira harus menelan kekalahan di laga pekan ke-18 Liga 1 2018. Berlaga di kandang sendiri di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin 30 Juli 2018 malam, PS Tira takluk dengan skor tipis 2-3 dari Persib Bandung.

PS Tira unggul lebih dulu dalam laga itu lewat bunuh diri kiper di menit ke-43 Namun kemudian jelang turun minum tepatnya di menit ke 45+1, Persib mampu menyamakan kedudukan lewat Patrich Wanggai. Skor 1-1 bertahan hingga jeda laga.

Di babak kedua, Persib mampu mencetak gol kedua kembali lewat Patrich Wanggai di menit ke-84. Namun kemudian PS Tira kembali menyamakan kedudukan lewat gol penalti sang kapten, Manahati Lestusen di menit ke-89.

Saat laga tampak akan berakhir imbang 2-2, giliran Persib yang mendapat hadiah penalti dari wasit Djumadi Efendi. Penalti di menit 90+4 ini mampu dimaksimalkan oleh Jonatan Bauman.

Gol ini mengunci kemenangan Persib 3-2 atas PS Tira. Hanya saja sayang, pesta kemenangan ini diwarnai dengan masuknya ratusan suporter Persib ke dalam lapangan pertandingan.

“Pertandingan sebenarnya berjalan sangat menarik. Tapi ada momen di akhir pertandingan yang membuat hancur para pemain muda di PS Tira,” ujar pelatih PS Tira, Nilmaizar usai laga yang menanggapi gol penalti di menit akhir.