Nonbar Piala Dunia Buat Pemain Klub Liga 2 Ini Termotivasi Menjadi Juara

Logo Piala Dunia Rusia 2018. Foto: Twitter FIFA

MOMEN Piala Dunia bukan hanya untuk masyarakat di negara yang jadi peserta Piala Dunia saja. Atmosfir Piala Dunia memang menyebar di seluruh pelosok, tak hanya negara besar, negara kecil hingga kepelosok pedalaman di negara tersebut juga pasti pantang untuk melewatkan Piala Dunia.

Indonesia jadi salah satu negara yang begitu menunggu-nunggu kemeriahan Piala Dunia, walaupun hingga saat ini memang masih sebatas melihat dari layar kaca.

Pemain Persis Solo ternyata tak ingin ketinggalan melihat pertandingan super seru Piala Dunia yang digelar di Rusia. Pemain persis rutin menggelar acara nonton bareng (nobar) di Mess mereka.

”Kita gelar acara nonbar juga sebagai bahan pembelajaran. Di kompetisi ini kita belajar banyak bahwa negara besar belum tentu bisa menang, dan negara kecil belum tentu tidak bisa menang. Nyatanya kita belajar akan kejutannya Jerman yang kalah oleh negara seperti Korea Selatan, ini membuktikan bahwa dalam sepak bola, tak ada yang tak mungkin, semua bisa asal mau bersungguh-sungguh menggapainya,” terang Pelatih Persis Solo, Jafri Sastra.

Ilmu kepelatihan Jafri Sastra pun ikut diumbar selama nonbar itu digelar. Semua tehnik skill yang dikeluarkan para bintang lapangan jadi bahan diskusi. Pola permainan sebuah tim untuk menembus lini pertahanan lawan juga ikut dibahas.

”Di tengah-tengah pertandingan kita diskusikan kenapa permainan lawan bisa sangat bagus. Kita bahas dari sisi organisasi permainannya, pola serangannya, hingga ke arah finishing. Ini jadi kunci pemain bisa memahami, dan mempelajari. Semoga saja bisa mereka terapkan di lapangan nanti,” terangnya.

Hal senada juga diucapkan bintang Persis Solo, Eli Nasoka. Pemain mungil nan lincah ini mengakui bahwa Piala Dunia memang menumbuhkan motivasi kepada seluruh pemain sepak bola.

”Kita jadi semakin termotivasi untuk menenangkan laga. Kita ingin seperti negara-negara tersebut yang berjuang keras untuk bisa jadi juara,” ucap Eli.