Pasoepati Berharap Putra Presiden Jokowi Bantu Persis Solo

Aulia Haryo Suryo (kanan berdiri) bersma Surya Panca usai pemilihan presiden Pasoepati. Foto: DPP Pasoepati

Kelompok suporter Persis Solo, Pasoepati, memberikan respon positif mengenai cuitan putra Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yakni Kaesang Pangarep. Ia berharap pengusaha muda itu bersedia menyelamatkan Persis Solo.

Persis Solo sedang terpuruk di Liga 2 2019. Laskar Sambernyawa terseok-seok dan tertahan di posisi juru kunci dengan memiliki dua poin. Persis sempat menahan imbang tuan rumah Mitra Kukar 0-0. Namun, setelahnya kalah telak atas Persiba Balikpapan dengan skor 0-3.

Kemudian, dalam laga kandang perdananya, Persis hanya bermain imbang 1-1 melawan Persik Kediri. Hasil itu membuat Persis Solo belum pernah menang di Liga 2 musim ini.

Performa buruk itu mengundang rasa prihatin dari Kaesang. Ia beberapa kali memberikan menunjukkan perhatian untuk Persis Solo melalui Twitter pribadinya. Bahkan, ia juga mempromosikan produknya, yakni Sang Pisang untuk menjadi sponsor Persis Solo.

Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, antusias melihat perhatian dari Kaesang. Ia percaya sosok putra ketiga Presiden Jokowi tersebut dapat menjadi penyelamat Persis Solo.

“Saya pribadi sangat ingin Mas Kaesang menjadi penyelamat Persis. Saya berharap beliau betul-betul serius mau mengelola tim ini. Kami di ranah suporter sudah jengah dengan situasi di Persis yang salah pengelolaan. Dalam tiga tahun terakhir prestasinya terus menurun,” kata Aulia Haryo Suryo.

Baca Juga  Demi Promosi, 11 Pemain PSIM Jogja Out, dan Eks Liga 1 hingga Penggawa Timnas Didatangkan

“Mas Kaesang sosok yang paling tepat karena juga menyukai olahraga meski bukan sepak bola. Saya juga yakin secara bisnis, Persis akan ikut terangkat dengan usaha yang digelutinya. Beliau juga asli Solo yang tentu merasa memiliki Persis,” tuturnya menambahkan.

Persis Solo sendiri mengalami penurunan prestasi sejak pengelolaan berpindah dari Askot dan Wali Kota Solo ke Sigid Haryo Wibosono pada 2016 silam.

Selama tiga musim terakhir, Persis Solo sempat masuk ke babak delapan besar Liga 2 2017, tetapi gagal mengulanginya pada 2018. Puncaknya adalah musim ini, ketika menjadi tim musafir dan hubungan buruk dengan suporternya.