Perserang Bingung Bisa Dilibas Persiraja 0-7

Perebutan bola didepan gawang Perserang Serang dalam laga lawan Persiraja Banda Aceh di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (14/7/2018). Foto : Official Persiraja

Perserang Serang tak pernah menyangka akan dikalahkan Persiraja Banda Aceh 0-7, Sabtu (14/7/2018) malam. Menatap laga di Stadion H Dimurthala, Rastriawan dan kawan-kawan hanya tiga kali kebobolan dalam tiga laga tandang.

Tujuh gol Persiraja dicetak Fahriza Dillah menit 76, 80, 91, lalu Vivi Asriza menit 45 dan 46. Agus Suhendra menit 31 serta Asep Budi Santoso menit 11.

Perserang pun kini menjadi tim dengan pertahanan terburuk di Liga 2. Perserang sudah kebobolan 16 gol dan baru memasukkan 10 gol. Perserang kini menduduki peringkat enam dengan 11 poin.

Manajer Perserang, Babay Karnawi mengakui kekalahan telak ini. Dia menyebut Persiraja unggul segalanya, baik dari segi permainan maupun skor akhir.

“Secara permainan dan skor kami kalah segalanya. Kami juga bingung kenapa bisa terjadi disini. Ini kekalahan terbesar, kami kecewa dengan hasil ini,” terang Babay dalam jumpa pers usai pertandingan.

Haji Babay, sapaan akrabnya, tak menyalahkan strategi Bambang Nurdiansyah. Dia menilai strategi yang dipersiapkan saat pertandingan sudah bagus. Hanya saja penerapan dari pemain belum maksimal

“Saya salut dengan pelatih. Ada banyak perubahan, pola strategi bagus. Hanya saja apa yang diinginkan mungkin belum jalan. Strategi bagus, terapan dari pemain yang belum jalan,” jelasnya.

Ditambahkan kapten Perserang, Rastriawan, para pemain hilang fokus hingga kebobolan tujuh gol. Kekalahan telak ini akan coba dibayar dalam laga-laga selanjutnya. “Kedepan akan kami perbaiki lagi,” ucapnya.

Nofik Lukman Hakim