PSIM Jogja Pastikan Finansial Sehat Sampai Akhir Musim

Logo Renesola sudah terpampang pada bagian depan jersey PSIM Jogja. Renosala menjadi salah satu sponsor PSIM musim ini. Foto : Nofik Lukman Hakim

PSIM Jogja bisa dibilang mendapat kesuksesan pada putaran pertama Liga 2 2018. Mengawali kompetisi dengan minus sembilan poin, Laskar Mataram kini sudah ada di papan tengah grup timur.

Skuad besutan Bona Simanjuntak mendapatkan 21 poin dalam sepuluh pertandingan. Andai saja tak ada sanksi pengurangan sembilan poin dari FIFA, PSIM Jogja kini sudah bertengger di puncak klasemen.

Namun pengandaian itu kini berbalik dengan target yang lebih besar. PSIM Jogja tak lagi memasang target lolos degradasi. Hendika Arga Permana dan kawan-kawan mengejar tiket ke babak 8 besar, dengan wajib masuk empat besar grup timur.

Peluang menuju ke arah tersebut sangat terbuka lebar. Kini, PSIM ada di peringkat tujuh dengan 12 poin. PSIM hanya berjarak empat poin dengan PSMP Mojokerto yang ada di peringkat tiga.

Bila tampil konsisten dalam 12 laga sisa, bukan tidak mungkin target yang awalnya mustahil bisa terwujud. Pada putaran kedua nanti, PSIM punya lima laga kandang dan enam laga tandang.

Untuk menebus misi tersebut, manajemen PSIM Jogja terus bergerak. Saat ini sudah ada empat pemain yang akan direkrut untuk menghadapi sebelas putaran kedua. Para pemain itu berasal dari klub Liga 1 dan Liga 2.

Selain itu, ada hal penting yang terkadang jadi penentu utama keberhasilan sebuah tim sepak bola. PSIM Jogja memberikan jaminan kesehatan finansial pada tim dan calon pemain yang akan merapat ke PSIM.

“Jaminan kesehatan finansial menjadi yang paling utama. Sampai sekarang alhamdulillah gaji tidak pernah terlambat. Bonus tidak pernah terlambat. Semua serba memuaskan bagi pemain. Kita bisa lihat grafik permainan tim terus meningkat,” terang Manajer PSIM Jogja, Agung Damar Kusumandaru, Kamis (26/7/2018).

“Sejak awal kita sudah susun rancangan anggaran belanja per bulan. Pengeluaran berapa, kita dapat dari sponsor berapa. Pendapatan tiket berapa. Perform anggaran sampai akhir kompetisi kita pastikan aman,” lanjutnya.

Apa yang dijabarkan Agung Damar pun dibenarkan salah satu penggawa PSIM Jogja yang ditemui KAMPIUN.ID di Wisma PSIM, Rabu (25/7/2018). Dia menyebut selama ini manajemen menjalankan kewajibannya dengan baik. Sebagai ganti, pemain pun juga menjalankan tugasnya dengan maksimal.

“Saya dengar memang beberapa tim Liga 2 mulai goyang. Ada yang pembayaran gajinya terlambat. Kalau disini alhamdulillah selalu tepat waktu. Semoga terus berlanjut sampai kompetisi selesai,” ucapnya.

Nofik Lukman Hakim