Sriwijaya FC Kebingungan Cari Stadion

Skuad Sriwijaya FC saat terjun di Liga 1 musim 2017. FOTO: Official Liga Indonesia

Adanya kericuhan saat laga kandang Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring Palembang, pekan lalu saat melawan Arema FC menjadi keprihatinan banyak pihak.

Situasi ini membuat manajeman Sriwijaya FC harus mencari stadion kandang alternatif.

Stadion Jakabaring sendiri rencananya akan digunakan sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Dan sebelum stadion ini digunakan untuk tuan rumah sepakbola wanita, sejatinya masih ada jadwal Sriwijaya di Liga 1.

Yakni pada 29 Juli 2018, Sriwijaya FC masih harus menjamu Borneo FC. Kemudian 11 Agustus 2018, Madura United yang akan jadi lawan klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut.

Sedianya dua laga tersebut masih bisa dilangsungkan di Stadion Jakabaring, Palembang. Namun, karena di laga terakhir melawan Arema FC terjadi kericuhan, pihak pengelola tidak memperbolehkan lagi.

Stadion Bumi Sriwijaya sempat muncul menjadi opsi untuk menggelar dua pertandingan tersebut. Nantinya pertandingan akan diadakan tanpa suporter.

Akan tetapi, manajemen masih berpikir dua kali karena enggan kecolongan kembali. Ini demi menjaga kondisi stadion ini tak kembali rusak.

Sriwijaya FC pun berharap bisa mendapat jalan terbaik, seperti pengunduran jadwal.

“Kami sedang berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait,” ujar Sekretaris PT. Sriwijaya Optimis Mandiri, Faisal Mursyid yang dilansir dari situs resmi Liga Indonesia.