Sudah Tersingkir, Persis Solo Tak Jadi Produksi Jersey Khusus Piala Indonesia

pemain persis menggunakan jersey khusus untuk Piala Indonesia saat melawan Persinga Ngawi. Foto; Official Persis Solo.

Dalam laga Piala Indonesia 2018 di Stadion Ketonggo Ngawi, 2 Agustus yang lalu, Persis Solo terlihat mengenakan jersey warna hitam, dengan desain yang terbilang baru.

Jersey yang digunakan ini ternyata memang khusus didesain untuk dimainkan di kompetisi Piala Indonesia 2018. Bentuknya sengaja dibedakan dengan jersey yang dipakai tim di Liga 2 2018,. baik yang menggunakan warna merah untuk jersey kandang, dan putih untuk tandang.

Sayang kalah 0-1 atas tuan rumah Persinga Ngawi, membuat Persis harus langsung tersingkir di ajang Piala Indonesia.

”Jersey ini memang khusus untuk Piala Indonesia, namun karena Persis langsung gagal jadi tidak kita produksi masal, karena Persis kalah dan langkahnya tak berlanjut ke laga berikutnya,” terang General manager (GM) PT Persis Solo Saestu, Hutomo Pribadi

Pria yang akrab disapa Djarot itu mengakui dari sisi penjualan jersey, Persis memang tengah memasang target penjualan.

Untuk saat ini jersey yang biasa digunakan untuk Liga 2 sudah terjual sebanyak 2000 buah, ari jangka waktu 1,5 bulan penjualan mulai dibuka oleh Persis Store dan beberapa otlet resmi Persis.

Jumlah ini sendiri masih jauh dibandingkan target tim, yang memasang target hingga akhir musim maksimal harus terjual sebanyak 5000 jersey.

“Peminatnya dari berbagai daerah, tapi yang pasti yang paling laku ini malah jersey Persis yang warna merah dan hitam, kalau yang putih tak bisa bilang masih kurang peminatnya,” terangnya.