Indra Setiawan Ajak Penggawa PSMP Bermain Lebih Sabar

Bek Semeru FC, Slamet Sampurno mengawal ketat pergerakan penyerang PSMP, Indra Setiawan dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Gajah Mada, Mojosari, Mojokerto, Jumat (14/9/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

Blitar United saat ini menjadi pesaing kuat PSMP Mojokerto dalam perebutan tiket ke babak 8 besar Liga 2 2018. Kedua tim sama-sama mengoleksi 25 poin.

Persaingan ini akan berlanjut di Stadion Gajah Mada, Mojosari, Mojokerto, Rabu (19/9/2018) pukul 15.15 WIB. Pertemuan ini menjadi yang kedua setelah laga di Stadion Supriyadi berakhir untuk kemenangan Blitar United 2-1.

Sebagai tuan rumah, PSMP tentu tak ingin kalah. Apalagi raihan tiga poin ini akan memperlebar jarak dengan Blitar United. Secara head to head, kedua tim juga akan imbang. Penentuan klasemen pun akan ditentukan selisih poin dan produktivitas gol.

PSMP saat ini dalam kondisi on fire. Mereka baru saja mengalahkan Semeru FC Lumajang 3-0, Jumat (14/9/2018). Saat bersua Blitar United, PSMP kembali diperkuat Ricky Kambuaya dan Djayusman Triasdi. Keduanya absen saat lawan Semeru FC lantaran menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Meski begitu, ada perbaikan yang harus dilakukan sebelum bentrok lawan Blitar United. Penyerang PSMP, Indra Setiawan menilai timnya bermain terburu-buru saat lawan Semeru FC.

“Terpenting kesabaran memulai serangan dari bawah. Saat lawan Semeru, kita terburu-buru melakukan serangan. Saat lawan Blitar harus lebih sabar lagi,” terang Indra Setiawan.

Indra mengakui kembalinya Ricky Kambuaya bisa mempertajam barisan depan. Menurutnya, pemain bernomor punggung 10 itu menjadi nyawa permainan PSMP.

“Dia punya skill untuk melewati lawan, sehingga bisa memecah pertahanan lawan. Semoga kembalinya Ricky bisa membuat permainan jadi lebih baik,” tutur top skor sementara Liga 2 dengan 15 gol ini.

Nofik Lukman Hakim