Persis Tidak Bisa Main di Stadion Sriwedari, Ini Kata Wali Kota Solo

Euforia Pasoepati saat mendukung Persis Solo di Stadion Manahan

Persis Solo harus menjalani laga kandang serasa tandang di laga lanjutan Liga 2 2018. Situasi ini terancam akan berlanjut hingga full di musim 2019 nanti.

Keputusan untuk berkandang di Stadion Wilis Madiun, dikarenakan Stadion Manahan kini tengah direvitalisasi, dan rencananya akhir tahun 2019 baru bisa selesai.

Untuk Stadion Sriwedari tidak bisa digunakan, karena faktor perizinan, yang memang pihak kepolisian enggan mengeluarkan izin penggunaan Sriwedari untuk pertandingan Persis Solo di Liga 2 dengan alasan keamanan.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo juga menganggap Stadion Sriwedari akan sulit mendapat izin dari pihak kepolisian karena kapasitasnya sangat minim.

”Main disini (Stadion Sriwedari) jelas tidak boleh, karena lapangannya saja tidak standar. Kapasitasnya kecil, jelas tidak muat kalau buat nampung semua suporter (yang biasa datang ke Manahan),” terang Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo kepada KAMPIUN.ID

Belum lama ini panpel Persis juga mengeluh minimnya animo kehadiran suporter Solo, saat Persis bertandingan di Stadion Wilis Maidun yang jadi home ground.

Jarak Solo-Madiun yang cukup jauh tentu jadi alasan utama. Panpel persis juga menegaskan bahwa memutuskan untuk berkandang di Madiun lebih karena perizinan di Sriwedari tidak bisa mereka dapatkan.