Tiga Peluang Bentur Tiang Gawang, Pelatih PSS Sleman : Aduh, Ada Apa Ini?

Sundulan Cristian Gonzales yang kemudian mengenai tiang gawang Persiba Balikpapan dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis (20/9/2018). Foto : Richie Setiawan

PSS Sleman hanya menang 1-0 atas Persiba Balikpapan di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis (20/9/2018) sore. Satu gol pun tercipta lewat sepakan penalti Ichsan Pratama menit ke-60.

Skor akhir ini sejatinya tak menggambarkan dominasi tim Elang Jawa. Dalam laga ini, khususnya pada babak pertama, PSS Sleman sangat dominan dalam melakukan serangan.

Berulang kali serangan dari sektor kiri yang dikreatori Rangga Muslim dan sektor kanan yang diisi Rifal Lastori merepotkan pertahanan lawan. Belum lagi sepakan-sepakan keras dari tengah.

Bahkan, ada tiga kali peluang PSS Sleman hanya membentur gawang Persiba. Dua peluang pada babak pertama lewat sepakan Rangga Muslim dan Cristian Gonzales. Lalu pada babak kedua lewat sundulan Gonzales yang membentur tiang gawang sisi kiri.

Kondisi ini ternyata sempat membuat Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro khawatir. Dalam sepak bola, hal teknis merupakan faktor utama. Namun ada juga faktor non teknis, utamanya keberuntungan untuk meraih gol atau kemenangan.

“Kami beruntung bisa menang 1-0. Tiga kali kena mistar. Saya sudah…aduh ada apa ini. Akhirnya kita bisa dapat gol. Kita syukuri kemenangan ini,” terang Seto dalam jumpa pers usai pertandingan.

Baca Juga  PSS Sleman Dihantui Cedera Pemain Jelang Hadapi Semen Padang

Seto menilai pertandingan berjalan sesuai prediksinya. Persiba memberikan perlawanan yang gigih. Pada paruh pertama, aliran bola tidak lancar. Hal itu karena sektor tengah lebih dimenangi Persiba.

“Saya apresiasi pemain, walaupun ada banyak kesalahan. Mereka mau berjuang, mau berusaha untuk meraih kemenangan,” tuturnya.

Kemenangan ini membuat PSS Sleman mengoleksi 34 poin. Mereka tetap ada di posisi kedua lantaran Madura FC juga meraih hasil positif.

Skuad besutan Solahudin menang 4-0 atas Semeru FC Lumajang. Madura FC menduduki puncak klasemen grup timur dengan 34 poin serta unggul head to head atas PSS Sleman.

Nofik Lukman Hakim