Daniel Roekito: Saya Cemas Lihat Performa Kiper Saya

0
Para penggawa Persibat Batang saat merayakan gol ke gawang PSIR Rembang pada pertemuan di Stadion Moh Sarengat, Batang. Foto : Istimewa/Adi

Kemenangan Persibat Batang atas Persis Solo di pekan lalu dengan skor 2-1 membuat rasa percaya Perdiri pemain kembali tumbuh. Hal ini wajar karena tiga laga sebelumnya yang semuanya berstus tandang berakhir dengan kekalahan.

“Saya berterimakasih kepada pemain yang sudah berjuang untuk kembali bangkit. Efek tiga kekalahan beruntun memang membuat atmosfir permainannya jadi sedikit berbeda, beruntung saat melawan Persis kami bisa mengoptimalkan permainan,” terang Pelatih Persibat Batang, Daniel Roekito.

Dirinya sangat berharap tiga laga tersisa, pemainnya bisa bermain lebih lepas lagi. Saat ini Persibat memang benar-benar belum aman posisinya.

Saat ini Persibat ada di posisi kesembilan dengan raihan 25 poin, unggul satu strip di posisi aman. Hal ini lantaran posisi ke-10, 11 dan 12 yang diduduki oleh Persik Kendal (21 poin), Persika Karawang (21 poin), dan PSIR rembang (18 poin) ada di zona degradasi

Ancaman degradasi masih menghinggapi mereka, mengingat selisih poin di klasemen grup barat benar-benar tipis. Tiga laga sisa membuat Persibat pantang sekalipun terpeleset, menelan kekalahan.

Sayang ada masalah besar yang membuat pikirannya bercabang terkait performa tim ini. Dirinya menilai banyak gol yang bersarang ke gawangnya, dengan cara proses yang sebenarnya sangat mudha untuk diantisipasi bek dan kiper mereka.

”Saya sudah serig sekali melatih kiper dan pemain belakang, namun entah kenapa tiga kiper kita kadang gol-golnya gampang semua. Kalau kiper melakukan itu, tentu bisa membuat mental pemain lainnya kena, karena gol yang terlalu tidak enak (dirasakan) dan sepele,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here