Hanya Membawa 1 Pemain Cadangan, PSPS Riau Dihajar PSIR Rembang 6-0

Logo baru PSPS Riau. Desain: Jaladwara.

Sudha dipastikan gagal lolos ke babak 8 besar, ditambah krisis finansial yang sempat mendera tim ini, ternyata membuat tim PSPS membawa skuad minim di laga terakhir babak penyisihan grup barat di Liga 2 2018

Bertandang ke kandang PSIR Rembang di Stadion Krida rembang (15/10/2018). Membawa 12 pemain, dengan komposisi 11 pemain starting eleven, dan satu cadangan. Satu-satunya pemain cadangan tersebut adalah kiper Ismail Hanafi.

Terlalu nekad memang PSPS melakukan hal ini, mengingat jika ada pemain selain kiper cedera di laga ini, tentu bisa membuat PSPS pusing tujuh keliling pastinya. sebab mereka tak punya stok pemain pengganti di posisi bek, gelandang maupun striker.

Selain Ismail, pemain yang diboyong ke Jawa Tengah adalah kiper Leonardo, lalu bek Ilham Fathoni, Aliyah Alfuad, Wahyu Kristanto, dan Dedni Sembiring. Sedangkan empat gelandang di laga ini adalah kapten Firam, Ruud Gullit, Fadau, dan redo Rinaldi. Sedangkan dua striker yang diharapkan kontribusinya adalah Ifrawadi dan Rendi Saputra.

Tanpa kitman apalagi dokter tim, rombongan tim ini hanya dikawal oleh pelatih Hendri Susilo dan manajer Ari Nugroho.

Skuad paket hemat ,ternyata membuahkan hasil yang cukup mengecewakan ternyata. PSPS dibantai PSIR Rembang enam gol tanpa balap.

Sejak menit ke-3, PSIR sudak bisa unggul lebih dulu lewat aksi Koko Hartando. Jelang bubaran babak pertama, Zainal Arifin juga ikut mencetak gol di laga ini.

Di babak kedua, ternyata PSIR sama sekali tak mengendurkan serangan. Bahkan ndalam durasi lima menit, PSIR sukses mencetak tiga gol tambahan.

Koko mencetak gol keduanya di menit ke-51’, tak sampai satu menit ternyata Zainal tak mau kalah untuk ikut mencetak gol keduanya.

Di menit ke-55, Ipan Sohana bahkan sukses membuat skor menjadi 5-0. Di menit ke-66, PSIR akhirnya kembali mencetak gol tambahan, yang kali ini dicetak oleh  Rudy Santoso.

Skor akhir 6-0 tetap bertahan dan membuat PSIR sukses menutup kompetisi Liga 2 dengan kemenangan. Sayang ini hanya jadi pesta hiburan semata, karena setelah ini PSIR harus turun kasta.

PSIR harus memulai langkah dari Liga 3 2019 musim depan, setelah di Liga 2 2018, tim ini harus puas berada di posisi ke-11 grup barat. PSIR tak sendiri, tim dari grup barat lainnya yang terdegradasi adalah Persik Kendal, dan Persika Karawang.

Sementara itu PSPS finis di posisi keenam, dengan tabungan 31 poin dari 22 laga.