Kalah Telak di Markas Kalteng Putra, Ini Evaluasi PSIM Jogja

0
Pelatih PSIM Jogja, Bona Simanjuntak. Foto : Richie Setiawan

PSIM Jogja harus mengakui keunggulan tuan rumah Kalteng Putra 3-0 dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya, Jumat (5/10/2018). Kekalahan tersebut membuat peluang Laskar Mataram ke babak 8 besar sudah tertutup rapat.

PSIM Jogja saat ini masih bertengger di posisi tujuh klasemen grup timur. Dengan 28 poin, PSIM Jogja sudah tak lagi punya peluang ke babak 8 besar.

Bila pun mengoleksi 34 poin berbekal dua laga sisa, koleksi itu baru sama seperti PSMP Mojokerto yang ada di peringkat empat. Sayangnya, PSIM pun kalah head to head dengan PSMP.

Pelatih PSIM Jogja, Bona Simanjuntak mengatakan, dari segi permainan kedua tim cukup berimbang. Kalteng Putra lebih dominan pada babak pertama. Sementara PSIM lebih menguasai bola pada babak kedua.

Penyelesaian akhir menjadi pembeda kedua tim. PSIM sejatinya memiliki banyak peluang untuk mencetak gol. Namun tak satu pun sepakan maupun sundulan penggawa Laskar Mataram mengoyak gawang Kalteng Putra.

“Sebenarnya kita banyak peluang dan itu harusnya peluang (mutlak) menjadi gol. Tapi tidak bisa dimaksimalkan,” terang Bona kepada KAMPIUN.ID, Jumat (5/10/2018) malam.

Sejatinya kesulitan mencetak gol bukan saja dialami PSIM. Kalteng Putra pun membuka dua gol awal lewat eksekusi penalti Taufik Kasrun menit ke-40 dan 84. Barulah setelah dua penalti itu, Kalteng Putra mencetak tambahan gol lewat Kushedya Hari Yudo.

Bona pun memastikan timnya tak akan larut dalam kekalahan telak ini. Semua pemain sudah sepakat untuk fokus menatap dua laga sisa lawan PSS Sleman dan Madura FC. Tentu saja paling spesial lawan PSS Sleman yang sedianya digelar Rabu (10/10/2018) mendatang.

“Kita fokus untuk menatap dua pertandingan sisa. Kita tutup kompetisi ini dengan hasil manis,” pungkas Bona.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here