Kapten Persis Solo: Saya Profesional Saja Jika Ada Klub yang Berminat Ajak Saya Bergabung

Kapten Persis Solo, Galih Sudaryono ternyata membuka diri bagi tim mana saya yang mau menggunakan jasanya. Keputusan ini dipilih setelah tim Persis Solo gagal lolos ke babak 8 besar Liga 2 2018.

Dirntara delapan tim yang lolos, terselip nama Kalteng Putra. Musim lalu dirinya bermain untuk tim ini, namun Galih belum memastikan akan kemana dia setelah Persis terhenti langkahnya musim ini

”Ga tau kedepannya seperti apa. Setelah Persis tidak masuk ke 8 besar, tentu tim akan dibubarkan. Saya profesional saja, kalau dibutuhkan tim lain, tentu tentu saya mau bergabung,” terang Galih.

Dilain sisi, dirinya juga meminta maaf karena Persis gagal lolos ke babak 8 besar, sejatinya performa galih di bawah mistar juga cukup baik. Persis tergolong tim yang benar-benar sulit untuk kebobolan.

Persis melabeli dirinya sebagai peringkat kedua tim yang paling sulit kebobolan. Dari 22 laga, gawang Galih Sudaryono hanya kebobolan 16 kali. Catatan ini hanya kalah dari PSS Sleman, yang kebobolan 15 gol dari 22 laga di grup timur.

“Saya minta maaf kepada semua teman-teman Pasoepati dan suporter Solo lainnya. Dengan aturan yang ada kita kalah head to head, dengan Persita, Persiraja dan Aceh United. Kita sudah berusaha sebaik mungkin berjuang, namun ternyata kami tetap kalah di laga ini (kontra Semen Paang) dan gagal lolos (ke 8 besar),” ucap mantan kiper Borneo FC tersebut.