Komentar Pelatih PSIM Jogja Soal Status Laga Derby DIY

0
Penyerang PSIM Jogja, Ismail Haris saat dikawal dua penggawa PSS Sleman dalam laga di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (26/7/2018). Foto : Richie Setiawan

Perhelatan laga PSS Sleman melawan PSIM Jogja di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu (10/10/2018) sore, dipastikan tanpa keriuhan penonton. Ini karena laga bertajuk Derby DIY digelar tanpa penonton.

Bila melihat greget dari sebuah pertandingan, tentu saja ketiadaan penonton membuat atmosfer pertandingan berpeluang menurun. Apalagi publik pecinta sepak bola Sleman kerap menampilkan aksi-aksi yang mengundang decak kagum.

Namun bila melihat dari sisi keamanan, hal ini tentu menjadi solusi terbaik. Apalagi pada putaran pertama lalu, ada salah seorang penonton yang meregang nyawa.

Hal ini diungkapkan Pelatih PSIM Jogja, Bona Simanjuntak. Dia berharap keputusan laga tanpa penonton ini bisa diterima seluruh suporter PSIM maupun PSS.

“Saya baru tahu laga digelar tanpa penonton setelah latihan sore tadi. Keputusan tersebut kita terima, kita dukung, karena memang itu pasti keputusan yang terbaik buat semuanya,” terang Bona kepada KAMPIUN.ID, Senin (8/10/2018) malam.

“Harapannya semua pihak mematuhi keputusan itu. Kan laga ini disiarkan secara langsung. Mending nonton di rumah saja. Tidak perlu datang ke stadion,” lanjutnya.

Bagi PSIM, laga tanpa penonton ini menjadi yang kesekian musim ini. Sebelumnya, PSIM juga melakoni laga tanpa penonton di Stadion Sultan Agung Bantul. Bona pun meyakini para pemain sudah terbiasa dengan atmosfer pertandingan tanpa penonton.

“Kita sudah pengalaman nggak ada yang nonton. Beberapa kali di Bantul. Jadi (secara teknis) tidak akan berpengaruh buat anak-anak,” jelas Bona.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here