Memalukan, Kalah dari PSIP Pemalang, Pemain Blitar Poetra Menendang Wasit dan Hakim Garis

0
hakim garis jadi korban anarkisme pemain Blitar Poetro usai laga melawan PSIP Pemalang di Stadion Gelroa Bumi Panataran Blitar (5/10/2018). Foto: PSIP TV

PSIP Pemalang berhasil lolos ke babak kedua Liga 3 Regional Jawa 3. Tim ini menjalani leg kedua babak pertama di Stadion Gelora Bumi Penataran Blitar, melawan tuan rumah Blitar Poetra (5/10/2018), PSIP berhasil menang dengan skor 1-0.

Skor ini sudah cukup membawa PSIP lolos ke babak kedua Regional Jawa 3, usai menang agregat 3-2, setelah di pertemuan pertama di Pemalang, PSIP hanya bisa bermain imbang 2-2. Dengan hasil ini PSIP akan menantang PS Kota Pahlawan Surabaya.

Sementara itu dalam laga leg kedua kontra Blitar Poetra, satu-satunya gol yang tercipta di laga ini dicetak oleh M Erwin di menit ke-62. dirinya sukses menceploskan bola ke mulut gawang lawan.

Sayang laga ini jadi sorotan publik, karena adanya aksi anarkis yang dilakukan pemain Blitar Poetra jelang laga berakhir, dan di akhir laga. Pertandingan jadi sedikit panas usai tambahan waktu injury time diberikan.

Kejadian bermula saat salah satu pemain PSIP yang mendapat umpan croosing berlari ke aras lini pertahanan lawan, namun sayang dirinya bertabrakan dengan pemain Blitar Poetra saat berebut bola.

Saat hendak ditandu, ada bebera pemain Blitar Poetra yang memaksa sang pemain untuk diangkat tandu dan cepat ke luar lapangan.

Pemain bernomor punggung 10 PSIP menolong rekannya tersebut saat hendang ditandu. Dirinya meminta pemain Blitar Poetra untuk bersabar, namun tak lama berselang ternyata dirinya mendapat perlakuan anarkis dari pemain Blitar Poetra.

Dorongan, pukulan hingga tendangan yang dilayangkan ke dirinya oleh hampir enam pemain Blitar Poetra, termasuk kiper tuan rumah membuat sang pemain terpojokkan.

Beruntung tensi kembali menurun dan laga berhasil dilanjutkan. Hingga akhir laga, skor 1-0 untuk PSIP tak berubah.

Kekecewaan timnya kalah di rumah sendiri, ternyata membuat para pemain Blitar Poetra naik pitam. Usai laga wasit hingga hakim garis menjadi bulan-bulanan pemain Blitar Poetra yang mengejar dan menendang mereka.

Wasit yang sempat berlari ke ruang ganti sempat selamat dari tendangan pemain Blitar Poetra, namun naas dan ironis ketika melihat hakim garis hanya bisa menahan diri saat terjatuh dan mendapatkan beberapa perlakuamnn anarkis dari pemain PSIP.

Pertandingan sendiri disiarkan langsung oleh PSIP TV. Untuk melihat jalannya pertandingan, bisa dilihat di video di bawah ini, atau (KLIK DISINI)

Dan inilah awal mula insiden anarkisme pemain Blitar Poetra saat melawan PSIP.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here