Menang Atas UEA, Indonesia Tantang Jepang di Perempat Final

Witan Sulaeman saat merayakan golnya ke gawang Chinese Taipei di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (18/10/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

Timnas Indonesia U-19 akhirnya memastikan satu tempat di babak perempat final Piala AFC U-19 2018. Skuad besutan Indra Sjafri akan bersua pemuncak klasemen grup B, Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (28/10/2018) malam.

Indonesia memastikan satu tempat setelah mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) 1-0, Rabu (24/10/2018) malam. Gol tunggal kemenangan Garuda Nusantara dicetak Witan Sulaeman menit ke-23.

Kemenangan ini membuat Indonesia lolos dengan status runner up, menemani Qatar yang mengalahkan Chinese Taipei 4-0. Indonesia mengungguli UEA dalam agregat pertemuan antartim yang mengoleksi enam poin.

Raihan tiga poin pada partai terakhir fase grup tak diraih dengan mudah. Kedua tim sama-sama menyajikan permainan menyerang. Indonesia lebih dulu membuka laga dengan peluang emas lewat sundulan Hanis Saghara menit ke-12. Namun sundulan pemain Bali United itu masih meninggi di atas gawang Qatar.

Tak lama berselang, giliran Egy Maulana Vikri yang punya peluang membuka skor. Sayangnya, Egy gagal menjangkau dengan sempurna umpan matang Saddil Ramdani dari sisi kanan.

Setelah dua peluang itu, gol akhirnya benar-benar didapat Indonesia. Sepakan keras Witan Sulaeman ke sisi kiri gawang UEA sukses berbuah gol. Gol itu benar-benar membuat seisi stadion bergemuruh.

Setelah unggul satu gol, Indonesia tak mengendurkan serangan. Sebaliknya, UEA justru kesulitan menampilkan permainan terbaik. Usaha mengandalkan bola udara tak membuahkan hasil berkat penampilan apik barisan belakang. Keunggulan 1-0 bertahan hingga jeda.

Pada babak kedua, Indonesia melakukan perubahan skema. Hanis Saghara ditarik keluar, digantikan Todd Rivaldo Ferre. Formasi ini sama seperti saat Indonesia mengejar ketinggalan empat gol kala lawan Qatar.

Namun belum sempat memperagakan aksi, Indonesia harus dikejutkan dengan kartu kuning kedua Nur Hidayat. Kartu kuning itu diberikan setelah Nur Hidayat melakukan tekel berbahaya ke arah pemain UEA di depan kotak 16. Indonesia pun harus rela bermain dengan sepuluh pemain mulai menit ke-53.

Perubahan strategi pun terpaksa dilakukan Indonesia. Saddil Ramdani keluar, digantikan Indra Mustafa untuk mengisi kekosongan sektor belakang. Tak lama berselang, giliran Egy Maulana Vikri yang keluar karena cedera. Dia digantikan M Rafi Syaharil.

Dengan sepuluh pemain, Indonesia sekuat tenaga menahan gempuran UEA. Namun sederet peluang lewat serangan balik juga didapat. Namun begitu, hingga akhir laga, skor tetap 1-0.

Nofik Lukman Hakim