Persiraja Akan Alami Hal Baru Meski Bermain di Markasnya

Para penggawa Persiraja Banda Aceh saat melakukan selebrasi usai menjebol gawang Semen Padang dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh. Foto : Media Officer Persiraja

Persiraja Banda Aceh akan mengalami hal baru saat menjamu PSS Sleman di Stadion H Dimurthala, Kamis (1/11/2018). Untuk kali pertama musim ini, skuad besutan Akhyar Ilyas akan melakoni laga mulai pukul 16.00 WIB.

Bermain pada sore hari merupakan hal baru bagi Persiraja. Biasanya, Muklis Nakata dan kawan-kawan berlaga pada pukul 20.30 WIB atau setelah pelaksanaan salat Isya.

Namun mulai babak 8 besar Liga 2 2018, Persiraja harus menggelar laga setelah salat Ashar atau pukul 16.00 WIB.

Hal ini sesuai jawaban PT Liga Indonesia Baru (LIB), menindaklanjuti surat Persiraja, bernomor: 73/PERSIRAJA.LL/X-2018, perihal permohonan perubahan jadwal serta memperhatikan surat Dinas Pemuda dan Olahraga nomor 426/439 perihal ketentuan pemakaian Stadion Dimutrhala Lampineung.

Main pada sore hari memberi tantangan tersendiri pada skuad Laskar Rencong. Terik sinar matahari membuat tenaga pemain Persiraja berpeluang terkuras lebih cepat.

Bisa jadi faktor itulah yang membuat Persiraja selalu kesulitan saat main di luar kandang. Pasalnya, tim-tim yang jadi lawan Persiraja memulai laga pada pukul 15.00 WIB dan 15.30 WIB.

Baca Juga  Inilah Daftar Pemain Persela Lamongan di Liga 1 2019

Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas berharap perubahan waktu pertandingan tak berdampak pada permainan Persiraja. Waktu dua hari dimanfaatkan untuk adaptasi bermain pada sore hari.

“Tentu ini suatu kerugian, karena kita harus main sore dari biasanya malam. Mudah-mudahan para pemain bisa adaptasi dengan perubahan ini,” terang Akhyar kepada KAMPIUN.ID, Selasa (30/10/2018).

Selain wajib adaptasi, tim pelatih Persiraja punya pekerjaan penting. Mereka harus mengembalikan percaya diri para pemain setelah ditaklukkan Madura FC 2-0, Sabtu (27/10/2018) lalu. Selain itu, beberapa kesalahan teknis tak boleh terulang jika mereka ingin mengalahkan PSS Sleman.

“Kita coba perbaiki mental, psikologi dan evaluasi permainan. Saat lawan Madura ada banyak kesalahan mendasar. Dua gol terjadi karena kesalahan kecil. Itu tidak boleh terulang lagi,” pungkasnya.

Persiraja membutuhkan poin penuh untuk membuka kans lolos ke babak semifinal Liga 2 2018.

Nofik Lukman Hakim