Persiraja Tanpa Vivi Asrizal, Ini Kata Pelatih PSS Sleman

Seto Nurdiantara saat ikut dalam game bersama para pemain. Foto : Nofik Lukman Hakim

Vivi Asrizal terancam absen saat Persiraja Banda Aceh menjamu PSS Sleman di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Kamis (1/11/2018) pukul 16.00 WIB. Absennya pencetak 15 gol itu tentu saja menjadi keuntungan bagi tim tamu.

Vivi Asrizal sejauh ini jadi motor serangan Persiraja. Meski posisinya merupakan sayap kanan, pemain 23 tahun ini sejatinya sangat produktif. Catatan 15 gol sudah cukup menggambarkan betapa tajamnya pemain mungil ini.

Namun insiden benturan dengan kiper Madura FC, Usman Pribadi di Stadion Ahmad Yani Sumenep, Sabtu (27/10/2018), membuat Vivi kemungkinan absen. Tentu saja butuh waktu tak sebentar untuk mengeringkan enam jahitan yang ada pada bagian kepala.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro mengatakan absennya Vivi bisa memberi keuntungan bagi timnya. Namun dia meyakini Persiraja sudah punya opsi lain untuk menggantikan Vivi.

“Tentunya ada keuntungan. Tapi saya pikir Persiraja bukan hanya satu pemain. Persiraja pasti ada solusi-solusi lain jika dia absen,” terang Seto kepada KAMPIUN.ID, Senin (29/10/2018).

PSS Sleman memang pantas khawatir meski Vivi terancam absen. Pada fase grup lalu, Persiraja merupakan tim paling tajam dengan catatan 43 gol dalam 22 pertandingan. Dalam partai kandang, Persiraja pernah mengalahkan Perserang Serang 7-0, PSPS Riau 5-0 dan Aceh United 6-1.

Pada babak 8 besar ini, Persiraja mendatangkan dua penyerang Persis Solo, Johan Yoga Utama dan Azka Fauzi. Kedua pemain tersebut bisa jadi solusi untuk menambah ketajaman Persiraja andai Vivi benar-benar absen.

“Mereka punya naluri gol yang bagus. Apalagi kemarin habis kalah, pasti ada motivasi lebih untuk memenangkan pertandingan berikutnya,” tutur Seto.

Nofik Lukman Hakim