Bermarkas di Madiun, Persis Solo Gencar Berburu Sponsor Kelas Kakap

DARI KIRI : Manajer Persis Solo Setiawan Muhammad, Sekjen Persis Solo Dedi M Lawe, Senior Brand Activation Manager Bukalapak, Oci Ambrosia dan Topskor Persis Solo, Azka Fauzi dalam proses pengenalan Bukalapak di Kantor Persis Solo Saestu, kawasan Jajar, Selasa (2/10/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

Manajemen Persis Solo berburu sponsor menatap kompetisi Liga 2 2019. Saat ini sudah ada sinyal merapatnya sponsor kelas kakap yang akan mendukung pendanaan tim Laskar Sambernyawa.

Dana besar dibutuhkan Persis Solo pada musim depan. Hal ini karena Laskar Sambernyawa akan berstatus musafir. Selama Stadion Manahan direnovasi, Persis Solo akan bermarkas di Stadion Wilis Madiun.

Dengan jarak tempuh sekitar tiga jam, jumlah penonton di Madiun tak begitu banyak. Musim lalu saja jumlahnya tak sampai 7.000 penonton per pertandingan. Jumlah ini tentu jomplang dibanding ketika main di Manahan, yang bisa mencapai 15.000-22.000 penonton.

Praktis sektor pendapatan tiket tak bisa dimaksimalkan. Salah satu jalan mencari dana yakni memaksimalkan dana dari sponsor. Sekjen Persis Solo Dedi M Lawe mengatakan kans Persis Solo mendapatkan sponsor besar terbuka lebar.

“Mungkin ada sponsor besar yang akan gabung, pasti ada. Tapi saat ini belum bisa kita pastikan. Pembicaraan masih terus berlanjut,” terang Dedi M Lawe.

Selain berburu sponsor baru, manajemen juga menjalin komunikasi intensif dengan sponsor musim lalu. Seperti diketahui, Persis Solo pada Liga 2 2018 kerja sama dengan Bank BNI, Torabika, PLN, Corsa dan BukaLapak.

Sumber dana juga datang dari perusahaan milik Komisaris Utama Persis Solo, Sigid Haryo Wibisono. Dana segar dari sponsor diharapkan membuat keuangan Persis Solo sehat pada musim mendatang.

“Kita tahu setengah musim Liga 2 2018 sangat berat. Kita main di Madiun. Tapi kita tidak pernah terlambat dalam membayar gaji pemain maupun pelatih. Itu merupakan bentuk keseriusan manajemen. Semoga musim depan hasilnya lebih maksimal dan kita bisa mewujudkan keinginan lolos ke Liga 1,” ucapnya.

Nofik Lukman Hakim