Ditahan Aceh United 3-3, Kiper Semen Padang Rendy Oscario Minta Maaf

Kiper Semen Padang Rendy Oscario saat memetik bola di udara, dalam laga lawan Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe. Foto : Liga Indonesia Baru

Kiper Semen Padang Rendy Oscario menyampaikan permohonan maaf atas hasil imbang 3-3 kontrak Aceh United di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (4/11/2018) sore. Kegagalan ini harus disikapi dengan bangkit menatap tiga partai sisa.

Kebobolan tiga gol ini melengkapi dominasi penggawa Aceh United atas gawang Semen Padang yang dikawal Rendy Oscario. Sebelum dibobol tiga gol, pada 28 September 2018 lalu gawang Rendy juga diberondong empat gol saat main di Stadion Cot Gapu, Bireuen.

Rendy mengakui punya andil atas hasil imbang ini. Namun kegagalan meraih poin penuh tak boleh diratapi terlalu lama. Penggawa Kabau Sirah wajib bangkit untuk membuka peluang lolos ke babak semifinal Liga 2 2018.

“Saya mewakili pemain sekali lagi minta maaf atas hasil yang kurang baik. Khususnya untuk masyarakat Sumatera Barat. Saya pribadi minta maaf karena pada akhir pertandingan melakukan kecerobohan. Untuk kedepannya kami akan lebih baik lagi,” terang Rendy dalam jumpa pers usai pertandingan.

Rendy menilai semua pemain wajib bangkit menatap dua laga tandang ke Bireuen, melawan Aceh United dan ke Mojokerto, menghadapi PSMP. Pasalnya, tugas meraih di markas lawan pasti lebih berat lagi.

“Setelah ini kita harus bangkit lagi, karena disana tekanan lebih besar. Kita harus punya mental yang kuat untuk menghadapi pertandingan di luar kandang,” tutur Rendy.

Semen Padang untuk sementara tertahan di peringkat tiga grup A dengan empat poin. Koleksi poin ini sama dengan Kalteng Putra, yang mengalahkan mereka 1-0 di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya.

Puncak klasemen ditempati PSMP Mojokerto dengan enam poin. Sementara Aceh United ada di dasar klasemen dengan dua poin. Masih ada tiga partai lagi yang akan menentukan dua tim yang melenggang ke babak semifinal.

Nofik Lukman Hakim