Jafri Sastra Sebut Arema FC Selalu Punya Solusi

Pelatih PSIS, Jafri Sastra. Foto : Richie Setiawan

PSIS Semarang bertekad meraih poin penuh saat menjamu Arema FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (4/11/2018). Tiga poin dibutuhkan untuk mempertahankan posisi di papan tengah klasemen sementara Go-Jek Liga 1 2018.

Tim Mahesa Jenar mencatatkan tiga kemenangan beruntun saat berstatus tuan rumah. Total, dalam delapan pertandingan bersama Jafri Sastra, PSIS sudah mendapatkan 16 poin.

Kebangkitan ini yang membuat PSIS keluar dari zona degradasi dan nangkring di papan tengah. Saat ini, PSIS ada di peringkat 12 dengan koleksi 36 poin. PSIS hanya berjarak dua poin dari Arema FC yang ada di peringkat delapan.

Raihan tiga poin bisa semakin melambungkan PSIS. Kemenangan pun menjadi harga mati yang harus diraih untuk bertahan di papan tengah, sekaligus terhindar dari degradasi ke Liga 2 2019.

“Lawan Arema sangat penting buat kami, mungkin juga buat Arema. Bagaimana pun kita butuh poin untuk bertahan di papan tengah. Jalan satu-satunya bertahan di Liga 1 musim depan adalah mempertahankan tim di papan tengah,” terang Jafri Sastra dalam jumpa pers di Magelang, Sabtu (3/11/2018).

Jafri menilai timnya harus kerja keras untuk mengalahkan Arema FC. Meski tak diperkuat bomber muda Dedik Setiawan, Jafri menyebut Arema tetaplah tim kuat yang selalu memiliki solusi.

“Menurut saya Arema tidak merasa pernah kehilangan pemain. Arema selalu punya solusi ketika ada pemain yang tidak bisa main. Arema tetap tim kuat, yang bagus, yang tangguh,” ucap Jafri.

Hari Nur Yulianto kembali diandalkan mencetak gol. Selain itu ada pula Bruno Silva. Kemenangan bisa menempatkan PSIS Semarang di posisi delapan klasemen sementara Go-Jek Liga 1 2018. Bila seri atau kalah, mereka malah bisa mendekat lagi ke zona degradasi yang kini ditempati PS TIRA, Perseru Serui dan PSMS Medan.