Pecah Telur Usai Absen Cetak Gol Enam Bulan, Ini Janji Ferinando Pahabol untuk Persebaya

Yohanes Ferinando Pahabol tampil impresif dalam laga Persebaya vs Persija (via persebaya.id)

Ferinando Pahabol harus menanti cukup lama untuk merasakan kembali nikmatnya membobol gawang lawan. Akhir pekan lalu, ia sukses mencetak satu gol ke gawang Persija Jakarta.

Terakhir Pahabol menjebol gawang lawan, adalah pada 11 Mei 2018 saat melawan Borneo FC.

Apa arti gol di laga itu bagi Pahabol? Berikut petikan wawancara dengan winger Persebaya Surabaya asal Papua tersebut, dikutip dari situs resmi Persebaya.

Satu gol ke gawang Persija lalu adalah yang pertama sejak enam bulan terakhir. Bagaimana perasaanmu?

Sudah tentu merasa sangat senang dengan hasil melawan Persija. Bukan karena berhasil mencetak gol dalam laga itu. Tapi karena berhasil mengantarkan Persebaya memenangkan laga sangat penting. Secara perlahan, saya akan terus bangkit untuk memberikan yang terbaik bagi tim.

Saat pra musim cetak gol spektakuler lawan Madura United. Kini, cetak gol dalam laga super penting. Adakah motivasi tersendiri?

Saya selalu berusaha kasih yang terbaik untuk Persebaya karena sekarang Persebaya adalah hidup saya.

Persebaya menjauhi zona degradasi. Bagaimana optimisme tentang pencapaian Persebaya di musim ini?

Baca Juga  PSPS Riau Raih Kemenangan Perdana

Saya dan juga semua pemain yang ada di Persebaya selalu optimistis untuk membawa tim ini naik ke peringkat atas. Setiap pertandingan, adalah laga yang sangat penting bagi kami.

Anda dan Nelson Alom adalah dua sahabat yang sama-sama datang dari Persipura di awal musim. Apa harapan untuk Nelson yang sampai saat ini masih cedera?

Untuk Kakak Nelson saya sudah anggap dia lebih dari sahabat. Dia sudah menjadi saudara saya. Harapan saya Nelson cepat sembuh dan bisa merumput kembali. Saya tahu apa yang ada di dalam hati dia. Dan saya percaya Tuhan akan berikan yang terbaik bagi Nelson.

Kalau memilih, Anda suka menjadi pemain pengganti atau starter?

Mungkin sama dengan pemain lain, saya juga selalu ingin bermain dari awal karena kalau bermain di babak ke dua saya selalu merasa terlambat panas, sehingga tidak bisa memberikan banyak kontribusi bagi tim.

Chrismansyah Prayogo