PS Mojokerto Putra Lupakan Rapor Tandang Buruk, Optimis Benamkan Aceh United di Depan Pendukungnya

Bek Kalteng Putra berusaha menutup umpan silang yang dilepaskan bek PSMP Mojokerto, Derry Rahman dalam laga di Stadion Gajah Mada, Mojokerto, Sabtu (3/11/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

Persaingan keras babak 8 klub Liga 2 2018 untuk meraih empat tiket menuju ke babak semifinal benar-benar ketat.

Salah satu tim yang berjuang untuk meraih tiket menuju ke Liga 1 2019 tersebut adalah PS Mojokerto Putra (PSMP).

Tim asal Jawa Timur tersebut saat ini ada di posisi kedua grup A, dengan tabungan 9 poin dari lima laga yang sudah dijalani. Dengan raihan tiga kemenangan, dan dua kekalahan. Poin PSMP hanya kalah tipis dari Kalteng Putra yang sudah mendulang 10 poin.

Diantara grup A, hanya Aceh United yang sudah pasti gagal lolos dan harus kembali melangkah di babak Liga 2 musim depan.

PSMP harus berjuang dengan Kalteng Putra dan Semen Padang untuk merebutkan dua tiket ke semifinal. Akan melawan Aceh United di laga terakhir (19/11/2018), PSMP cukup optimis

Sayangnya rapor PSMP di laga tandang terbulang cukup kurang baik. Dari 13 laga tandang tim ini hanya bisa meraih sekali kemenangan dan sekali seri, sisanya 11 laga berakhir dengan kekalahan.

“Kami yakin anak-anak akan termotivasi dengan laga krusial nanti. Walau akan bermain di kandang Aceh United tapi kami yakin hasil bagus bisa kita raih,” terang Pelatih PSMP Jamal Yasto kepada KAMPIUN.ID.

Aceh United di babak 8 besar ternyata performa di laga kandangnya juga terbilang kurang memuaskan.

Hal ini lantaran mereka tak pernah bisa menang, itu terjadi setelah di tahan seri Kalteng Putra (2-2) dan kalah tipis 2-3 dari Semen Padang.

“Banyaknya perubahan di tim ini memang cukup membuat performa timnya menurun. Tapi tetap ketika besok kita bertemu mereka di Aceh, tentu tak mudah untuk bisa mengalahkan mereka. Tapi anak-anak tentu enggan melepaskan peluang untuk lolos ke semifinal, kemenangan jadi harga mati buat kita,” terangnya.

Seperti diketahui, hampir separuh skuad Aceh United di babak 8 besar ternyata adalah skuad Blitar United yang gagal lolos di babak penyisihan.