PSS Sleman vs Persita Tangerang, Pilihannya Hanya Menang atau Liga 2 Lagi!

Seto Nurdiantara saat memberikan intruksi pada para pemain dalam sesi latihan. Foto : Richie Setiawan

PSS Sleman menjalani laga super penting melawan Persita Tangerang di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (16/11/2018). Hanya kemenangan yang bisa menyelamatkan tiket menuju babak semifinal Liga 2 2018.

PSS dalam empat laga baru mengoleksi empat poin. Mereka ada di dasar klasemen grup B, di bawah Persita dengan tujuh poin serta Madura FC dan Persiraja Banda Aceh dengan enam poin.

Dua partai sisa akan dijalani di markasnya sendiri. Meski berstatus tuan rumah, tak menjadi jaminan Cristian Gonzales dan kawan-kawan bisa mengamankan kemenangan.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan peta kekuatan tim babak 8 besar cukup merata. Tak ada tim yang terbenam maupun menonjol. Hasil dari setiap laga ditentukan kondisi dan mental para pemain.

“Dua home sangat penting, mau nggak mau kita harus menang. Harapan saya hal itu tidak dijadikan sebagai beban. Mindset harus menang. Karena kalau draw apalagi kalah, bisa dipastikan kita tidak akan lolos. Mudah-mudahan pemain bisa tampil enjoy, mental juaranya bisa muncul,” terang Seto Nurdiyantoro dalam jumpa pers di Stadion Maguwoharjo, Kamis (15/11/2018).

Ada dua pemain yang absen dalam laga ini, yakni Arie Sandy dan Qischil Gandrum Minny. Keduanya masih dalam proses penyembuhan cedera.

Absennya Sandy membuat duet sektor belakang sangat mungkin kembali jadi milik Ikhwan Ciptady dan Asyraq Gufron Ramadhan. Sementara ketiadaan Qischil membuat Seto tanpa ragu akan mempercayakannya kepada Gonzales.

Seto berharap pemain bisa konsentrasi penuh sepanjang pertandingan. Strategi yang disiapkan dalam sesi latihan bisa berjalan dengan maksimal.

“Kita akan coba lebih banyak pegang bola, menciptakan banyak peluang. Dengan banyak peluang harusnya bisa cetak gol, harusnya,” tuturnya.

Soal kekuatan Persita, Seto menyebut skuad besutan Wiganda Saputra cukup bagus. Ada Egy Melgiansyah yang menjadi pengatur irama permainan. Hari Habrian juga sedang on fire. Semua pemain Pendekar Cisadane wajib diwaspadai.

Nofik Lukman Hakim