Skuad Minimalis Buat Aceh United Kesulitan di Babak 8 Besar

Skuad Aceh United saat menghadapi Kalteng Putra di Stadion Cot Gapu, Bireuen. Foto : Liga Indonesia Baru

Aceh United jauh dari kata memuaskan pada babak 8 besar Liga 2 2018. Dari lima partai yang dilakoni, Eka Hera dan kawan-kawan baru mencatatkan dua poin. Dasar klasemen grup A “dipatenkan” tim yang bermarkas di Stadion Cot Gapu Bireuen ini.

Skuad minimalis menjadi kendala utama Aceh United berprestasi. Setelah empat pemain mengundurkan diri, praktis Aceh United hanya memiliki 18 pemain saja. Sialnya, tiga di antaranya dibekap cedera.

Jumlah tersebut jauh dari kata ideal untuk meramu strategi. Hasilnya pun bisa dilihat. Aceh United takluk 0-2 dari tuan rumah Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Kamis (15/11/2018) sore.

Kekalahan itu ditambah kemenangan PSMP Mojokerto atas Semen Padang 3-1 membuat langkah Aceh United terhenti.

Meski menyisakan satu partai kandang lawan PSMP, koleksi poin Aceh United sangat kurang untuk mengejar kompetitornya. Kalteng Putra dengan sepuluh poin, PSMP punya sembilan poin serta Semen Padang mengoleksi tujuh poin.

Pelatih Aceh United Bonggo Pribadi tak bisa berbuat banyak. Menyulitkan Kalteng Putra dengan modal 14 pemain merupakan sebuah pencapaian maksimal.

Apalagi gol kedua Kalteng Putra baru tercipta menit ke-79. Saat itu Aceh United dalam kondisi dua pilarnya cedera dan menyisakan satu kiper sebagai pemain cadangan.

“Bisa saya bilang ya nggak siap untuk menghadapi ketatnya babak 8 besar ini. Beberapa pemain kita mainkan tidak pada posisinya. Seperti lawan Kalteng Putra, penyerang cedera yang kita masukkan pemain belakang. Bukan apa-apa, karena memang adanya itu,” terang Bonggo Pribadi kepada KAMPIUN.ID, Kamis (15/11/2018) malam.

“Secara taktikal sulit untuk membebani pemain dengan target menang. Kondisi ini bukan hanya terjadi satu pertandingan, tapi sudah dua sampai tiga pertandingan,” imbuh mantan pelatih PSIS Semarang ini.

Namun di luar kepastian tersingkir dari perburuan tiket ke babak semifinal, Aceh United sudah mencatatkan prestasi. Aceh United merupakan tim promosi tersukses musim ini.

Sementara tim promosi lainnya, Blitar United hanya mentok fase grup. Persik Kendal malah balik lagi ke Liga 3 karena menempati zona degradasi grup barat.

Aceh United akan berjuang pada laga terakhir melawan PSMP Mojokerto di Stadion Cot Gapu, Bireuen, Senin (19/11/2018).

“Kita ingin happy ending,” pungkasnya.

Nofik Lukman Hakim