Bambang Suryo Disanksi Larangan Beraktifitas di Sepakbola Indonesia Seumur Hidup

manajer Persekam Metro FC Bambang Suryo (kanan). Foto: Instagram Persekam Metro FC

Komite Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya membuat keputusan tegas atas aksi yang dilakukan oleh manajer Persekam Metro FC Bambang Suryo.

Pria yang akrab disapa BS itu dihukum larangan beraktivitas dalam kompetisi sepak bola resmi PSSI seumur hidup.

BS dianggap bersalah karena terbukti berupaya mengajak klub lain, PS Ngada melakukan pengaturan skor (match fixing) pada pertandingan babak penyisihan jelang 32 besar Liga 3 2018. Upaya BS diketahui dengan alat bukti berupa pesan Whatsapp kepada Pelatih PS Ngada, Kletus Gabhe.

Komdis PSSI akhirnya mengeluarkan surat resmi untuk memutuskan Bambang Suryo dilarang beraktivitas di linkungan sepakbola di bawah lingkungan PSSI seumur hidup.

Keputusan itu ditandatangani langsung oleh ketua Komdis PSSI Asep Edwin Firdaus, tertanggal Jakarta, 19 Desember 2018.

Berikut isi dari Komdis PSSI Terkait kasus:

FAKTA DAN PERTIMBANGAN HUKUM

Bahwa pada tanggal 10 November 2018, Pelatih PSN Ngada Sdr. Kletus Gabhe mendapat WhatsApp (WA) dari Manager Persekarn Metro FC Sdr. Bambang Suryo untuk mengucapkan selamat kepada tim PSN Ngada dan menanyakan target tim PSN Ngada karena lolos kc putaran 32 Besar Nasional. Tanggal 21 November 2018, kembali mendapat WA dari Bambang Suryo dengan pertanyaan “ada target lolos..?. dan sekaligus menyampaikan jika ingin lolos mereka harus menyerahkan uang sejumlah Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah). Bahwa pada tanggal 19 Desernber 2018, Sdr. Bambang Suryo dipanggil untuk menghadiri Sidang Komite Disiplin PSSI untuk memberikan keterangan terkait tindakan diatas dan yang bersangkutan tidak memenehi panggilan Komite Disiplin PSSI tanpa alasan yang patut dan lebih memilih hadir pada acara Mata Najwa pada malam hari dan diperkuat dengan buktibukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin. Bahwa Sdr. Bambang Sury, pada tahun 2015 telah dihukum oleh Komite Disiplin PSSI berupa larangan beraktifitas dalam kegiatan sepakbola di lingkungan PSSI seumur hidup.

 

KEPUTUSAN

Komite Disiplin PSSI menguatkan keputusan Komite Disiplin PSSI tahun 2015 dengan merujuk kepada pasal 72 ayat (4) jo. pasal 141 Kodo Disiplin PSSI, Sdr. Bambang Suryo dihukum larangan ikut serta dalarn aktifitas dalarn kegiatan sepakbola di lingkungan PSSI scumur hidup karena telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 72 ayat (4) jo. Pasal 141 Kode Disiplin PSSI