PSCS Ingin Merayakan Pesta Juara Liga 3 di Cilacap, Ini Persyaratannya

Selebrasi M Ihsan Ramadani setelah menjebol gawang PSGC Ciamis pada babak 8 besar Liga 3 2018 di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (22/12/2018). Foto : Richie Setiawan

Kalah di kandang Persik Kediri 1-3 di leg pertama final Liga 3 2018 di Stadion nBrawijaya (27/12/2018), PSCS Cilacap bertekad membalas kekalahan tersebut.

Tangga juara masih terbuka di depan mata anak-anak Laskar Nusakambangan, itupun dengan catatan PSCS harus bisa menang di leg kedua di Stadion Wijayakusuma (30/12/2018).

PSCS harus meraih kemenangan dengan skor minimal 2-0 atau kelipatan tiga gol dari Persik.

Pelatih PSCS, Jaya Hartono mengakui Persik merupakan tim yang sulit untuk dikalahkan.

“Kami mendapat keuntungan dengan bermain di kandang sendiri di leg kedua ini. Motivasi pemain sedang tinggi serta kondisi mereka siap tempur untuk laga final besok,” ungkap Pelatih PSCS Cilacap, Jaya Hartono.

Mantan pelatih Persik ini menambahkan bahwa Persik di leg pertama unggul karena bermain cukup tenang. Mereka bisa bertahan dengan baik. Ketika mendapat serangan, para pemain turun bertahan dengan kompak. Namun, kemudian bisa melakukan serangan balik dengan cepat.

“Untuk itu besok pemain harus waspadai itu. Kami harus tampil disiplin, tenang serta fokus selama 90 menit. Kami juga mohon doa dan dukungan kepada suporter PSCS serta masyarakat Cilacap dan sekitarnya, agar kami meraih juara Liga 3 tahun 2018,” terangnya.

Sementara itu di kubu lawan, pelatih Persik, Alfian mengaku kemenangan 3-1 atas PSCS di leg pertama menjadi modal bagus timny auntuk berpesta di Cilacap.

Meski begitu, ia mengingatkan skuat Persik agar tidak jemawa atas torehan di leg pertama. Hal ini lantaran mereka akan datang sebagai tamu di kandang PSCS yang pasti akan dipenuhi oleh para pendukungnya.