Rasakan Senang dan Sedih Bersama PSS Sleman, Ini Keinginan Qischil Minny

Penggawa PSS Sleman saat merayakan status sebagai jawara Liga 2 2018 di Stadion Pakansari Bogor, Selasa (4/12/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

Qischil Gandrum Minny menanti kesempatan kedua untuk berseragam PSS Sleman. Penyerang asal Nganjuk ini siap memberikan kontribusi maksimal pada kompetisi Liga 1 2019.

Qischil menjadi salah satu pilar baru yang berkontribusi atas promosinya tim Elang Jawa ke Liga 1. Bila melihat statistik, Qischil hanya mencetak satu gol saja. Namun satu gol itulah yang menjadi awal manis PSS Sleman pada babak 8 besar.

Gol itu dicetaknya ke gawang Persita Tangerang, untuk membuat papan skor berubah menjadi 1-1. PSS Sleman pada akhirnya lolos babak semifinal dengan sepuluh poin, berkat tiga kemenangan di kandang dan sekali imbang di Tangerang.

Sayangnya, Qischil sempat mengalami cedera hamstring saat partai tandang lawan Madura FC. Cedera itu memaksanya istirahat beberapa hari. Pada partai final, Qischil yang sudah pulih hanya duduk di bangku cadangan. Posisi depan ditempati trio Rangga Muslim, Cristian Gonzales dan Rifal Lastori.

“Saya senang bisa membawa PSS Sleman promosi ke Liga 1. Tapi saya juga sedih, tidak bisa berkontribusi maksimal karena sempat cedera. Insyaallah kalau masih dipertahankan, saya akan tebus di Liga 1. Target saya seperti itu,” terang Qishcil kepada KAMPIUN.ID, Sabtu (8/12/2018).

Qischil mengaku nyaman berseragam PSS Sleman. Tim yang berdiri pada tahun 1976 ini mendapat dukungan total dari masyarakat Kabupaten Sleman. Bahkan saat perayaan juara, seluruh jalanan yang dilewati macet total.

Penyerang PSS Sleman, Qischil Gandrum Minny saat berduel dengan pemain Persita Tangerang Ledi Utomo dalam laga babak 8 besar Liga 2 2018 di Stadion Benteng Taruna, Tangerang. Foto : Richie Setiawan

Bila tak ada perubahan, Qischil masih punya kesempatan membuktikan kualitas pada ajang Piala Indonesia 2018. PSS Sleman akan bersua Persibara Banjarnegara pada babak 64 besar di Stadion Soemitro Kolopaking, 21 Desember mendatang.

“Kalau pembicaraan dengan manajemen belum ada. Kan kemarin masih euforia juara. Saya let if flow saja. Sekarang istirahat dulu, pulang ke Kediri. Katanya persiapan Piala Indonesia akan dilakukan H-5,” tuturnya.

Dalam perjalanan karirnya, meriah gelar bersama klub yang dibela menjadi kesempatan kedua. Pada kompetisi Divisi Utama 2006 lalu, Qischil mengangkat piala saat berseragam Persik Kediri.

Pada partai final di Stadon Manahan Solo, Qischil masuk sebagai pemain pengganti, mengisi tempat Johan Prasetyo yang cedera. Satu gol kemenangan atas PSIS Semarang dicetak Cristian Gonzales pada menit ke-107 lewat sundulan kepala.

Nofik Lukman Hakim