Insiden di Laga PSS Sleman vs Arema FC, BOPI Harap Kejadian Tak Terulang

Oknum suporter PSS Sleman dan Arema FC saling lempar keramik di Stadion Maguwoharjo Sleman. Foto : Nofik Lukman Hakim

Insiden yang terjadi pada pertandingan pembuka kompetisi Liga 1 2019 antara PSS Sleman kontra Arema FC, Rabu (15/5) lalu, ternyata menjadi perhatian serius Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Karena itu, pada Jumat (17/5), BOPI memanggil operator kompetisi Liga 1 2019, PT Liga Indonesia Baru (LIB). Pemanggilan itu guna mendapatkan informasi yang detail dari PT LIB tentang kronologis dari insiden yang membuat pertandingan terhenti selama 55 menit dan munculnya beberapa korban luka-luka.

Dalam pertemuan tersebut, PT LIB menyampaikan kronologis insiden berdasarkan pengamatan dari beberapa pihak. Di antaranya penyampaian kronologis insiden dari laporan bidang kompetisi PT LIB, laporan pengawas pertandingan dan laporan dari panitia pelaksana (panpel) PSS Sleman.

“Kami sedang menunggu laporan resmi dari pihak kepolisian,” jelas Asep Saputra, manajer kompetisi PT LIB yang dilansir dari situs resmi Liga Indonesia.

Setelah mendengarkan penjelasan semua laporan, BOPI meminta PT LIB segera bertindak cepat dan membuat beberapa langkah kongret agar kejadian serupa tidak terulang lagi. “Kami meminta PT LIB bersama klub-klub yang bertanding di Liga 1 2019  berkomitmen agar kejadian yang sama tidak terulang lagi,” jelas plt Sekjen BOPI, Sandi Suwardi Hasan.

Baca Juga  Dituntut Gaji, Sriwijaya FC Ungkap Kesalahan Maldini Pali

PT LIB pun menyambut positif atas beberapa saran dari BOPI. “Segera kami akan melakukan beberapa langkah kongret sesuai saran dan instruksi dari BOPI agar semuanya bisa lebih baik dan jelas. Dalam waktu dekat, kami akan membuat komitmen bersama klub agar kejadian yang sama tidak terulang,” pungkas Asep Saputra.