Davis Indonesia Optimis Sangup Hentikan Langkah Filipina

Tim Davis Indonesia. Foto: Official Pelti

JAKARTA – Indonesia membuat kejutan dengan menempatkan pemain muda M. Althaf Dhaifullah (17) sebagai tunggal kedua yang akan turun di babak pertama Piala Davis 2018 Grup II Zona Asia Oceania, melawan Filipina.

Althaf akan mengawali perjuangan tim Merah Putih untuk menggusur Filipina pada pertandingan hari pertama babak pertama yang berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, hari ini (3/2/2018).

Hasil undian yang dilakukan ditempat yang sama, Jumat 2 Februari 2018, akan mempertemukan Althaf dengan tunggal pertama Filipina, Alberto Lim. Sementara David Agung Susanto yang akan turun di pertandingan single kedua melawan Jeson Patrombon nanti, akan bermain rangkap pada babak pertama ini. Karena selain turun di nomor single, dia juga akan bermain di nomor double bersama Justin Barkin.

“Persiapan saya sudah maksimal selama sebulan ini. Saya sudah berusaha bermain semaksimal mungkin dan bertekad untuk beri poin kemenangan untuk Indonesia nanti,” ucap Althaf.

Pertandingan nomor double ini akan berlangsung pada hari kedua. David-Justin akan menantang andalan Filipina Francis Casey Alcantara-Jurence Zosimo Mendoza. Filipina membuat mengejutkan dengan hanya diturunkan Alcantara di nomor double saja. Padahal secara rangking, Alcantara memiliki rangking ITF tertinggi baik di single (978) dibandingkan Jeson (1570) maupun Alberto (1371).

Di pertandingan hari ketiga yang kembali memainkan nomor single, David yang bermain di laga pertama gantian akan bertemu Alberto. Sebaliknya, Althaf akan menghadapi Jeson.

Dengan menurunkan Althaf sebagai salah satu single, Indonesia mengambil risiko besar. Pasalnya, jika melihat rangking di atas kertas, sebenarnya justru M. Rifqi Fitriadi yang memiliki rangking single tertinggi (1312).

Sementara Althaf, dalam daftar ITF justru sama sekali belum mendapatkan rangking.  Keberanian Indonesia tersebut pun dikomentari oleh Kapten tidak bermain (non playing capten) Tim Filipina, Chris Cuarto. Dirinya mengaku cukup kaget.

“Iya, cukup mengejutkan, karena Althaf akan bermain di pertandingan pertama besok. Tapi seperti yang dikatakan sebelumnya, jika Indonesia memang berkekuatan pemain muda, sama dengan kita juga. Jadi semua orang kesempatan bermain yang sama. Tinggal bagaimana mengatur strategi dilapangan saja nanti,” ujar Chris.

Kapten tak bermain Indonesia, Febi Widhiyanto mengatakan jika tidak masalah bila Althaf yang belum memiliki pengalaman di level senior yang diturunkan di laga perdana. Dirinya meyakinkan jika Indonesia memiliki komposisi pemain-pemain yang sudah siap tempur.

“Kami pilih dua yang terbaik (dari hasil pemusatan latihan selama sebulan) dan yang siap. Pemilihan pemain ini memang bukan hanya melihat dari segi pengalaman saja, tapi kita akan beri kejutan buat mereka (Filipina -Red.). Karena siapapun yang diturunkan di tim ini nanti, kita selalu siap,” tutur Febi.

Jaladwara