Menpora: Untuk Menggapai Emas, Ternyata Perjuangannya Berat

Menpora Imam Nahrawi saat mencoba peralatan atlet angkat berat NPC di Solo.

SOLO – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengunjungi Kota Solo untuk berkoordinasi dengan para pimpinan cabang olahraga (cabor) National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, khususnya untuk persiapan Indonesia sebelum terjun di ajang Asian Para Games 2018 di Jakarta, Oktober mendatang.

Menpora mengunjungi kantor NPC di Kota Solo (2/4/2018), untuk membahas berbagai keluhan yang diutarakan oleh para cabor sebelum terjun di multievent yang akan diikuti negara-negara se-Asia tersebut.

Ada hal unik yang dilakukan oleh Menpora saat berkunjung ke kantor NPC yang lokasinya tak jauh dari kampus UNS tersebut.

Usai rapat koordinasi hampir 2 jam tersebut, dirinya menyempatkan diri melihat proses latihan kontingen angkat berat Indonesia yang berlatih di lantai tiga gedung NPC.

Di sana ada belasan lifter Indonesia, yang memang terus mematangkan persiapannya sebelum terjun di Asian Para Games nanti.

Cabor ini jadi salah satu yang diandalkan, bahkan di Paralympic 2016 lalu, Indonesia mendapat satu-satunya medali dari cabor ini. Menpora pun menyempatkan diri melihat para lifter yang berlatih, termasuk Ni Nengah Widiasih yang sempat mengharumkan nama Indonesia di Paralympic Brazil 2016 silam, dengan medali perunggu yang disumbangkannya.

”Semua atlet yang akan bertanding tentu punya spirit besar untuk membawa harum nama Indonesia. Saya yakin sikap profesional mereka akan diperlihatkan saat proses latihan. Untuk meraih emas, memang perjuangannya berat,” terang Menpora di depan para lifter yang tengah fokus berlatih.

Menpora ternyata menyempatkan diri mengangkat sebuah beban yang baru saja diangkat Ni Nengah. Bedanya atlet dengan menteri ternyata benar-benar terlihat. Menpora Imam Nahrawi terlihat cukup kesulitan mengangkat beban yang beratnya tentu bikin ngos-ngosan mereka yang tak pernah mengangkat beban seberat itu.

”Ternyata menjadi atlet angkat berat memang sulit. Beban ini benar-benar berat. Ini jadi bukti bahwa mereka benar-benar serius berlatih untuk bisa menaklukkannya, dan bisa membawa medali untuk Indonesia,” ucap Menpora Imam Nahrawi.

Setelah bercengkrama hanya beberapa menit, ternyata menpora terlihat langsung sedikit berlari menurunkan tangga dari lantai satu hingga lantai dasar. Dirinya ternyata harus mengejar pesawat, karena ada agenda lanjutan di Jakarta yang harus dihadirnya.