Meriahnya Proliga 2018 di Sritex Arena Solo, “Anthem PSS Sleman” Ikut Berkumandang

Para pemain Bandung Bank BJB Pakuan saat merayakan kemenangan atas Jakarta Elektrik PLN dalam pertandingan final four putaran kedua di Sritex Arena, Jumat (6/4/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

Perhelatan Proliga tak pernah sepi peminat ketika hadir di Solo. Setiap tahunnya pasti penonton akan bejubel memenuhi setiap sudut Sritex Arena Solo.

Kondisi ini kembali terlihat saat Proliga hadir di Solo, mulai Jumat (6/4/2018). Pada laga pertama, ada empat pertandingan yang digelar. Ribuan penonton berebut kesempatan untuk menyaksikan dua pertandingan putra dan dua pertandingan putri.

Penonton yang hadir bukan sekadar penikmat bola voli. Delapan tim yang bertanding juga turut menghadirkan para suporter. Ada yang memang karyawan perusahaan para klub tersebut.

Para pendukung Bandung Bank BJB Pakuan yang menempati tribun utara. Foto : Nofik Lukman Hakim

Ada pula kelompok masyarakat yang sengaja dihadirkan untuk menjadi suporter. Dalam pengamatan KAMPIUN.ID, para suporter ini sebagian merupakan anggota suporter klub sepak bola Persis Solo.

Lagu-lagu yang dihadirkan para suporter tak jauh beda dengan yang sering terdengar di Stadion Manahan Solo. Namun ada satu lagu yang unik, dinyanyikan suporter Jakarta Pertamina Energi.

Para suporter ini memodifikasi anthem klub sepak bola PSS Sleman berjudul “Sampai Kau Bisa”. “…Sebuah kehormatan, mengawalmu Pahlawan, untuk s’lalu berjuang, mewujudkan harapan. Percaya kita kan rayakan kawan…”.

Pemain Jakarta Pertamina Energi Anna Stepaniuk saat melepaskan smash keras. Foto : Richie Setiawan

Lirik itu terdengar nyaring kala tim putra Jakarta Pertamina Energi bertanding melawan Jakarta BNI Taplus pada laga pertama. Tak sia-sia, berkat dukungan seratusan suporter yang ada di tribun utara sisi barat, putra JPE menang 3-0 (25-21, 27-25, 25-16).

Lagu itu kembali terdengar saat tim putri Jakarta Pertamina Energi mengadapi Jakarta PGN Popsivo Polwan pada laga ketiga. Nandita Ayu Salsabila dan kawan-kawan sukses menang 3-0 (25-19, 25-18, 25-21).

Pada hari kedua, Sabtu (7/4/2018), akan ada empat pertandingan lagi. Biasanya, hari kedua akan jauh lebih padat dari hari pertama. Masyarakat pun harus datang lebih awal untuk mendapatkan tiket.

Bila kalah gesit, bisa-bisa tiket dikuasai para calo. Pada hari pertama, calo sudah menawarkan tiket kepada para penonton saat masih di sekitar komplek Sritex Arena.

“Tadi jalan kesini ditawari tiket. Malah ada yang minta tiket pada saya, karena saya pakai ID Card Proliga, mau beli dengan harga lebih mahal. Kalau resminya Rp 50 ribu, dia berani kasih Rp 75 ribu,” ucap Pewarta RRI Surakarta, Edwi Puryono.

Nofik Lukman Hakim