Alumnus Ninja Warrior Sukses Sumbangkan Emas untuk Indonesia

Regu panjat tebing Indonesia Puji Lestari (kiri), Rajiah Sallsabillah (tengah) dan Aries Susanti Rahayu (kanan)memperlihatkan medali emas setelah menjadi pemenang pada final speed relay putri Asian Games 2018 di Arena Panjat Tebing Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (27/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Rahmad Suryadi/nym/18

Indonesia berhasil meraih emas di cabor panjat dinding. Tercatat hingga hari ini sudah tiga emas, dua perak dan satu perunggu yang disumbangkan di ajang Asian Games 2018.

Emas disumbangkan dari kelas speed relay putra, speed relay putri, dan speed perorangan putri.

Salah satu final paling mendebarkan adalah yang terjadi di final kelas speed relay putri. Dimana wakil Indonesia di tim 1 yang diwakili oleh Puji Lestari, Aries Susanti, dan Rajiah Salsabillah berhasil mengungguli andalan China di partai puncak. Berikut video babak finalnya:

Ada hal menarik dibalik emas ke-21 Indonesia di Asian Games yang digelar di Palembang tersebut. Dimana ada nama Rajiah Salsabillah ikut mencuat.

Untuk Puji dan Aries yang jadi patnernya di kelas ini memang sudah menjadi buah bibir publik, setelah di final speed perorangan putri keduanya berhasil melaju ke partai puncak. Yang mana hasil akhirnya adalah Aries sukses yang paling cepat dalam sisi catatan waktu.

Khusus untuk sosok Rajiah, ternyata ada sisi menarik mengenai dirinya.

Wanita kelahiran Tangerang 30 April 1999 tersebut ternyata alumnus Sasuke Ninja Warrior Indonesia, sebuah hiburan di salah satu stasiun swasta yang memperlihatkan ketangkasan peserta untuk menaklukan setiap halang rintang.

Rajiah pernah mengikutinya 2017 silam, dirinya bahwa sempat menjadi juara kala itu. Inilah video saat rajiah mengikuti Ninja Warrior:

Jika bicara karir, ternyata apa yang diraih oleh rajiah tidaklah instan. Kejuaraan lokal pertamanya terjadi di Surabaya pada tahun 2015 silam, bahkan ujian pertamanya tersebut berakhir dengan posisi ke-11.

Pantang menyerah dirinya akhirnya terus berlatih untuk mengasah skillnya, hingga akhirnya masih di tahun yang sama dirinya mendapat emas pertamanya dalam sebuah kejuaraan lokal di Jakarta.

Dirinya sendiri pernah mengikuti kejuaraan di Swiss, Iran, hingga Rusia yang diikutinya belum lama ini. Medali pertamanya di luar negeri tercipta di Teheran Iran, yang mana saat itu dirinya berhasil meraih medali perak.