Juara PFL 2019, Vamos Mataram Cetak Sejarah Membanggakan

Pemain Vamos Mataram, Muhammad Obay Hasan (kanan) saat merayakan golnya ke gawang Black Steel Manokwari. Foto : Nofik Lukman Hakim

Vamos Mataram berhasil menjadi juara Pro Futsal League 2019. Gelar ini didapat setelah mengalahkan Black Steel Manokwari 6-5 pada partai final di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Minggu (31/3/2019) sore.

Gelar ini merupakan sejarah membanggakan bagi Vamos Mataram. Skuat Reza Fallahzadeh merupakan tim pertama yang mencatatkan tiga gelar beruntun, mulai 2017, 2018 dan 2019.

Bagi Vamos Mataram, mewujudkan gelar ketiga ini bukan perkara mudah. Black Steel Manokwari memberikan perlawanan yang luar biasa. Vamos unggul lebih dulu lewat sontekan Syahdinansyah Lubis menit keempat.

Gol Syahdinansyah langsung dibalas Black Steel tiga menit berselang lewat kaki Samuel eko. Ali Abedin menjadi pembeda sebelum babak pertama rampung. Dua golnya menit ke-8 dan 23 membawa Vamos unggul 3-1.

Black Steel mengubah strategi pada paruh kedua. Skuat besutan Yori van Der Torren mulai menguasai permainan. Ardiansyah Nur membawa Black Steel memperkecil keadaan menjadi 3-2. Keadaan sempat dijauhkan Denis Guna, sebelum kemudian Rio Pangestu membuat keadaan jadi 4-3.

Vamos seakan tinggal menunggu gelar saat unggul 5-3, berkat gol Muhammad Obay Hasan. Ternyata, selisih dua gol malah membuat permainan Black Steel semakin menggila. Blacsteel sukses mencatatkan dua gol lewat Jetsada dan Ardiansyah Nur.

Keadaan 5-5 membuat Black Steel di atas angin. Namun kondisi ini berubah 180 derajat saat laga menyisakan waktu 38 detik. Wasit memberikan penalti pada Vamos lantaran pemain Blacksteel dianggap menyentuh bola di kotak terlarang.

Protes keras sempat dilancarkan pemain Black Steel. Bahkan oknum suporter sempat melemparkan botol air mineral ke arah lapangan. Nandi Sukmawijaya tetap mengeksekusi penalti dan berbuah gol. Di waktu tersisa tak ada lagi gol tercipta. Vamos pun memastikan gelar ketiga secara beruntun.

Nofik Lukman Hakim