PSIM Jogja Awali Kompetisi Liga 2 2018 Dengan Minus Sembilan Poin

0
Penggawa PSIM Jogja saat menyanyikan anthem bersama para pendukungnya di Stadion Sultan Agung Bantul, musim lalu. Foto : Richie Setiawan

JOGJA – PSIM Jogja akhirnya mendapat sanksi dari FIFA terkait sengketa kasus dengan tiga mantan pemainnya dari Belanda. Musim ini Laskar Mataram akan memulai kompetisi dengan minus sembilan poin.

Keputusan ini diungkapkan oleh PT Liga Indonesia Baru melalui surat bernomor 153/LIB/IV/2018 yang ditandatangani Chief Executive Officer, Risha A Widjaya tertanggal 25 April 2018.

Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari surat PSSI nomor 1624/UDN821/IV-2018 perihal implementasi putusan FIFA Disciplinary Committee No.160226 PST IDN ZH, No 1550499 PST IDN ZH dan No 150498 PST IDN ZH terhadap klub PSIM Jogja tertanggal 20 April 2018 yang ditandatangani Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria.

“Bahwa sesuai dengan keputusan FIFA Disciplinary Committee sebagaimana dijelaskan dalam surat PSSI maka klub PSIM Jogja dihukum pengurangan poin sebanyak 9 poin di kompetisi Liga 2 2018”.

“Bahwa terhadap hal tersebut LIB melakukan implementasi hukuman dengan melakukan pengurangan poin sebanyak 9 poin dalam klasemen Liga 2 2018.”

Dalam surat dari PSSI kepada LIB dijelaskan, PSIM Jogja dijatuhi sanksi dari FIFA Disciplinary Committee atas tiga sengketa dengan Emile Emanuel Anthony Linkers, Kristian Adelmund dan Lorenzo Yoffrey Rimkus.

Ketiga pemain itu merupakan penggawa PSIM Jogja pada kompetisi Divisi Utama 2012. Dalam surat dari PSSI bernomor 1109/AGB/180/III-2018 tertanggal 22 Maret 2018 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Ratu Tisha, dijelaskan rincian tunggakan gaji PSIM pada ketiganya.

Adapun besaran tunggakan gaji ketiganya yakni untuk Linkers sebesar Rp 210 juta plus bunga 5 persen per tahun terhitung sejak 2 Mei 2014. Lalu untuk Adelmund sebesar Rp 189 juta ditambah bunga 5 persen per tahun terhitung sejak 20 November 2012 serta Rimkus sebesar Rp 294 juta ditambah bunga 5 persen per tahun terhitung sejak 22 November 2012.

Nofik Lukman Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here