Babak Akhir Periode Panas Mourinho dan Wenger

Manajer Manchester United Jose Mourinho dan Arsene Wenger kerap berseteru. Menjelang masa-masa akhir kepelatihan Wenger di Arsenal, Mourinho mengatakan perseteruannya dengan Wenger selesai. Ia pun sempat menyatakan penyesalannya atas episode negatifnya bersama Wenger.

Pelatih veteran Perancis itu mengumumkan bahwa dia akan mengakhiri masa pengabdiannya yang hampir 22 tahun di London utara pada Mei nanti. Sejak kedatangan Jose Mourinho di Chelsea pada tahun 2004, Wenger kerap berseteru dengannya.

Jose Mourinho pernah mencemooh Wengers sebagai spesialis kegagalan lantaran sudah delapan tahun puasa gelar. Komentar Wenger tentang kebijakan transfer Chelsea pada tahun 2005 juga menyebabkan Mourinho menyebut saingannya sebagai tukang intip.

Belasan tahun berlalu. Mourinho kini merasa bahwa dirinya bisa berteman dengan Wenger. Ia merasa beberapa pertengkaran antara dirinya dan Wenger selama bertahun-tahun melewati batas.

“Ada hal-hal kecil yang jelas akan lebih baik tanpa – beberapa gerakan, beberapa kata. Saya merasa lebih baik sekarang tanpa [hinaan]. Ketika saya tiba di Inggris pada 2004, mereka adalah juara dan lekat dengan sebutan Inivincibles. Kemudian saya tiba [di Chelsea], beberapa tahun berikutnya bersama terlibat dalam pertempuran meraih trofi, “ kata Mourinho.

“Ini adalah tim yang luar biasa. Terima kasih banyak untuk itu. Mereka mendorong kami sampai pada satu titik. Dua pertandingan yang kami mainkan di Highbury, stadion tua yang menakjubkan itu, tak terlupakan. Terima kasih, terima kasih banyak untuk itu. Apakah saya menyesali episode negatif kecil? Ya, dan saya yakin dia juga, “ lanjutnya dilansir Soccerway.